Bebek Kaleyo Lagi

Bebek yang satu ini memang selalu membuat heboh di manapun cabangnya dibuka. Empat tahun yang lalu (2008) blog ini pernah mengulas warung bebek ini. Sampai kini sudah 122 komentar pada postingan tersebut. Sebagian besar menanyakan apakah bisa bekerja sama atau bagaimana cara membeli waralaba. Kebetulan ownernya, Hendri Prabowo yang berasal dari Yogyakarta, pernah komen di postingan ini sehingga banyak yang penasaran untuk menjadi mitra bisnis. Benar-benar dahsyat peminatnya.

Empat tahun lalu baru ada dua cabang, yaitu di Cempaka Putih dan di Rawamangun. Kini sejauh yang saya tahu ada 6 cabang, yaitu Cempaka Putih emperan toko, Cempaka Putih di ruko, Pluit, Rawamangun, Buaran, dan Harapan Indah. Cabang Rawamangun telah pindah ke tempat yang lebih representatif di Jalan Pemuda, head to head dengan Pizza Hut, RM Ampera dan Warung Lekko sang spesialis iga.
Namun yang paling fenomenal adalah cabang Harapan Indah Bekasi. Tempatnya sangat luas sehingga dapat menampung banyak kendaraan. Gedungnya megah, terdiri dari dua lantai, bisa menampung lebih dari 200 pengunjung. Begitupun, setiap saya dan istri ke tempat ini, selalu saja parkiran penuh. Pernah sekali saya harus menelan kecewa karena tidak kebagian tempat parkir.

20120414-140237.jpg
Bebek Kaleyo Harapan Indah, konsisten tutup di hari Minggu

Di kawasan Harapan Indah yang ditempati berbagai restoran, sejauh yang saya amati, bahkan restoran waralaba internasional sekelas KFC dan McDonald kalah ramai dibanding Bebek Kaleyo. Kebayangkan betapa ramainya?
Mengenai harga, tidak ada perbedaan antara cabang. Di Kaki lima, emperan atau ruko, semuanya dikenakan harga yang sama.
Salah satu kemajuan di cabang Harapan Indah adalah penggunaan sistem komputerisasi sehingga perhitungan langsung tercatat di komputer. Sayang, belum ada wifi. Ketika saya tanya kepada salah seorang waiter apakah di sini ada wifi, di menjawab,”Menu wifi belum kita jual, Pak”. Halah, ini waiter bercanda atau memang tidak mengerti apa itu wifi.
Sebagai restoran yang terus bertumbuh, menu di Bebek Kaleyo juga bertambah. Kini, ada menu bebek muda yang potongannya setengah ekor bebek. Teksturnya lebih lembut. Rasanya lebih gurih dan cenderung manis. Kalau beruntung, beberapa tulang bisa dikunyah saking lembutnya. Biasanya kan cuma seekor dipotong menjadi empat dengan tekstur yang sedikit alot. Selain itu, dijual juga menu berbahan ayam, mengantisipasi ada sebagian anggota keluarga yang tidak suka bebek.

Meskipun demikian, ada yang tampaknya berkurang, yaitu hilangnya sambal mangga yang menjadi salah satu keunggulan Bebek Kaleyo. Mudah-mudahan karena sedang tidak musim saja.
Bagi Anda yang tertarik berbisnis restoran, membeli waralaba Bebek Kaleyo patut dipertimbangkan. Anda tertarik? Kalau saya jawabnya YA. Kalau waralabanya sudah mulai dijual, saya akan antri sebagai pembeli nomor satu. Ditunggu ya Pak Hendri….

20120414-140357.jpg
Bebek Kaleyo Harapan Indah, mampu bersaing dengan resto waralaba internasional

31 thoughts on “Bebek Kaleyo Lagi

  1. Saya pesen Wifi asam pedes bumbu lada hitam satu ya ?

    Bisakah ?

    hahahaha …

    Yang jelas … untuk urusan Bebek … saya nyerah … saya kurang begitu suka

    salam saya …

    Ha ha ha….kalo udah gak suka memang gak perlu dipaksa, Bos. Apalagi kalau sudah berumur, semakin sulit menerima suatu yang baru. He he….

    Salam saya Bos

    1. Ada-ada saja …
      padahal Wifi itu kan minuman semacam Es Degan gituh …

      salam saya

      Ha ha ha….
      Maklum aja, Bos. Karyawan di sini direkrut dari kampung sang owner. Mereka tinggal di mess. Jadi benar2 masih lugu.

      Salam saya Bos

      1. si Om NH kan ngga suka krn susah dikunyah tuh hahahah.
        Aku jarang sekali makan bebek tuh… mungkin sesekali perlu coba makan ya?

        bebek goreng Kaleyo ini menurut seorang teman, lebih enak dari Duck King, yang menurutnya amisnya masih terasa. Iya tuh, harus berani mencoba makanan baru Ime-Chan….

  2. Si Ulwi tuh hoby banget makan bebek. Kalau di Jogja, kami sering mampir ke Bebek Slamet. Sambel koreknya khas banget, dan bebeknya juga tidak alot.

    Bebek Kaleyo hari minggu tutup ya? Ouw.. padahal aku mau mampir ke Jakarta dua minggu yang akan datang, dan mau ngajak ente ke situ. Tapi, sayang, aku mampirnya hari minggu. So…..? :(

    @lah, emang Bebek Kaleyo ini konsisten banget. Mana ada coba resto lain yang tutup hari Minggu.
    Kalau Bebek Slamet entah kenapa di Jakarta kurang terlalu rame. Di Rawamangun dan HI yang pernah aku kunjungi selalu sepi. Sambel koreknya memang pedes banget naudzubillah.

  3. Terimakasih banyak untuk ulasannya Brother Hery Azwan.. kami sangat senang sekali dengan tulisan Brother di Blog Bagus ini. salam hangat dari kami ; keluarga besar Bebek Goreng Kaleyo. All the best.

    Jawab:
    Wah, sekali2 diundang dong kita ke Bebek Kaleyo….

  4. Salam. Saya ingin menanyakan bagaimana caranya klau ingin bekerja sama dgn anda. Sy tertarik dgn bebek kaleyo karena rasanya.

  5. saya fikir bebek kaleyo sdh di franchise kan, ternyata belum ya,,,? kapan donk….! saya tertarik untuk bekerjasama membuka cabang bebek kaleyo. tolong kirim info franchise nya ke alamat email saya: cv_rsp@yahoo.com. thanks……

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s