Kategori: Management

Belajar dari Jack Ma

Belajar dari Jack Ma

Pendiri Alibaba, Jack Ma, lahir tahun 1964, merupakan sosok yang mulai menari perhatian dunia sejak perusahaan ini melakukan IPO di New York pada tahun 2014. Dia mendirikan perusahaan e-commerce Alibaba tahun 1998 saat internet masih dianggap sesuatu yang asing di Cina. Kini, Alibaba dikunjungi lebih dari 100 juta orang setiap harinya. Bisnis model Alibaba memang berbeda dengan Amazon. Jika Amazon memilik gudang sendiri dan menjual langsung produknya ke pelanggan, sementara Alibaba menjadikan websitenya sebagai market place. Alibaba memberdayakan perusahaan UKM untuk berjualan di tokonya. Jadi, Alibaba tidak menjual, dan tidak melakukan pengiriman barang secara langsung. Lanjutkan membaca “Belajar dari Jack Ma”

Sejenak Bersama Armand Hartono

Hari Rabu lalu, 25 Juli 2012, aku mendapatkan pelajaran penting dari seorang Armand Wahyudi Hartono, Operation and Network Development Director, Bank Central Asia. Acara sharing ini merupakan salah satu dedikasi BCA dalam melayani pelanggannya. Kebetulan perusahaan tempatku bekerja merupakan salah satu nasabah BCA.

Dari beberapa kali acara temu pelanggan yang diadakan BCA, pemilik perusahaan tempatku bekerja, Haji Syaifullah Sirin, sangat terkesan dengan pribadi Armand,. Menurut penuturan Pak Haji, Armand sangat rendah hati dan berjiwa melayani, tidak seperti anak orang kaya (bukan hanya kaya tapi terkaya) sebagaimana yang kita persepsikan. Saat kunjungan ke pabrik Djarum di Kudus beberapa waktu lalu, Armand telah melayani pelanggan BCA bagaikan raja. Armand menjadi MC, sekaligus Tour Guide, penyanyi, dan dancer . Wowww….

Lanjutkan membaca “Sejenak Bersama Armand Hartono”

Berfoto di Grand Canyon

Ayo berani nggak?

Cerita ini saya peroleh dari bos saya yang sedang mengambil kuliah di Prasetiya Mulya. Dosennya bernama Nugroho A Suryo. Maaf nih Pak, bahan kuliahnya saya muat di sini.

Setiap berkunjung ke suatu tempat, aktivitas berfoto narsis tentu tidak boleh dilupakan oleh wisatawan. Di Grand Canyon ini (asli lho, bukan yang di Pangandaran), ada aktivitas arung jeram yang sangat disukai oleh wisatawan. Aktivitas ini tentu sangat mahal nilainya untuk diabadikan dalam sebuah foto. Malangnya, wisatawan tidak bisa memfoto sendiri saat berarung jeram karena hasilnya pasti tidak akan bagus. Posisi perahu yang selalu goyang, bahkan terkadang bisa tercebur ke sungai tentu menjadi pertimbangan . Di sinilah jasa foto sangat dibutuhkan. Lanjutkan membaca “Berfoto di Grand Canyon”