Berfoto di Grand Canyon

Ayo berani nggak?

Cerita ini saya peroleh dari bos saya yang sedang mengambil kuliah di Prasetiya Mulya. Dosennya bernama Nugroho A Suryo. Maaf nih Pak, bahan kuliahnya saya muat di sini.

Setiap berkunjung ke suatu tempat, aktivitas berfoto narsis tentu tidak boleh dilupakan oleh wisatawan. Di Grand Canyon ini (asli lho, bukan yang di Pangandaran), ada aktivitas arung jeram yang sangat disukai oleh wisatawan. Aktivitas ini tentu sangat mahal nilainya untuk diabadikan dalam sebuah foto. Malangnya, wisatawan tidak bisa memfoto sendiri saat berarung jeram karena hasilnya pasti tidak akan bagus. Posisi perahu yang selalu goyang, bahkan terkadang bisa tercebur ke sungai tentu menjadi pertimbangan . Di sinilah jasa foto sangat dibutuhkan.

Tukang foto memotret dari darat pada posisi tertentu saat wisatawan beraksi di sungai. Jepretan ini tentu saja harus merepresentasikan kalau wisatawan benar-benar telah mengunjungi Grand Canyon. Karena itu, latar belakang yang pas harus dipastikan.

Setelah foto diambil, sang fotografer mengutus seorang kurir untuk  membawa flash disk atau memory car untuk dicetak di hilir. Setelah perahu tiba di hilir, wisatawan dapat melihat foto dan jika tertarik langsung dapat menebusnya dengan fulus.

Malangnya, wisatawan harus menunggu lama (sekitar setengah jam) sehingga jumlah wisatawan yang menebus foto hanya berkisar 50%. Hal ini tentu memasygulkan manajemen perusahaan penyedia foto. Selama ini kurir mengendarai mobil untuk menuju hilir di jalan yang berkelok.

Lalu terpikirlah untuk dilakukan improvement. Keluarlah ide untuk mengganti mobil dengan sepeda. Hasilnya, tingkat pembelian foto meningkat menjadi 60%.

Manajemen masih penasaran dengan kinerja ini. Lalu berusaha mencari cara efektif untuk mempercepat kurir tiba di hilir.

Dapatkah Anda membantu manajemen untuk meningkatkan pembelian foto menjadi minimal 90%? Lah, ini postingan kok malah membuat susah. Kalau bisa ya dijawab, kalau nggak ya monggo….

O ya, saat itu belum ada hotspot di sana, dan keknya belum ada sinyal juga. Nggak tahu kalau sekarang. Bagi yang pernah ke sana mungkin bisa memberikan pencerahan deh…

Iklan

10 tanggapan untuk “Berfoto di Grand Canyon

  1. mendingan fotonya gak dicetak, tapi diperlihatkan dengan komputer aja. jadi yang dijual adalah CD, bukan printouts. kalau timbang bawa komputer doang ke lokasi arung jeram kan gak terlalu merepotkan.

    eh, jawaban ini jangan dijual ya, bang. saya tau jawaban saya cerdas banget. *diceburin ke grand canyon*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s