Belajar dari Jack Ma

Belajar dari Jack Ma

Pendiri Alibaba, Jack Ma, lahir tahun 1964, merupakan sosok yang mulai menari perhatian dunia sejak perusahaan ini melakukan IPO di New York pada tahun 2014. Dia mendirikan perusahaan e-commerce Alibaba tahun 1998 saat internet masih dianggap sesuatu yang asing di Cina. Kini, Alibaba dikunjungi lebih dari 100 juta orang setiap harinya. Bisnis model Alibaba memang berbeda dengan Amazon. Jika Amazon memilik gudang sendiri dan menjual langsung produknya ke pelanggan, sementara Alibaba menjadikan websitenya sebagai market place. Alibaba memberdayakan perusahaan UKM untuk berjualan di tokonya. Jadi, Alibaba tidak menjual, dan tidak melakukan pengiriman barang secara langsung.

Dalam wawancaranya di berbagai acara yang dapat disaksikan di youtube, bahasa Inggris Jack Ma sangat bagus, padahal dia tidak pernah sekolah di Amerika. Menurutnya, ini karena dia telah menyenangi bahasa Inggris sejak kecil. Saat berumur 9 tahun dia sering mendatangi hotel dekat rumahnya untuk menjadi guide tidak resmi bagi turis asing.
Salah satu kunci sukses Jack Ma adalah terbiasa dengan penolakan. Menurutnya, dia telah ditolak lebih dari 30 kali dalam melamar kerja, salah satunya oleh KFC yang saat itu masuk ke Cina untuk pertama kalinya. Dari 24 orang pelamar yang diterima bekerja, tak ada nama Jack Ma. Begitu juga dalam hal pendidikan, Jack Ma tidak berhasil dalam ujian masuk Harvard University. Penolakan tidak membuatnya patah semangat, tetapi menjadi energi tambahan untuk berbuat lebih baik lagi.
Jack Ma pertama kali ke Amerika tahun 1995, saat internet masih bayi. Di sini dia diperkenalkan dengan internet, dan melihat bahwa ada peluang besar di sana. Kata yang pertama kali diketik dalam website pencari kata saat itu oleh Jack Ma adalah BEER. Semua jenis bir dari negara barat keluar dalam pencarian ini, namun tidak ada yang berasal dari Cina. Dari sini Jack Ma berpikir untuk membuat website yang memuat semua hal tentang Cina. Dari sini dia menerima feedback berupa email dari pembaca. Nah email itu apaan sih? Saat itu Jack Ma belum tahu apa itu email.
Nama Alibaba diambil dari tokoh dongeng terkenal. Jack Ma melakukan survei kecil2an kepada setiap orang yang ditemukannya di jalan. Rata2 mereka mengenal Alibaba. Jadi, nama atau brand sangat penting bagi perusahaan agar mudah dikenal.
Sementara nama Jack sendiri diberikan oleh seorang turis asing yang sulit mengucapkan nama Cina miliknya. Jack adalah nama orangtua dari turis asing tersebut. Dia menawarkan nama tersebut dan Jack menyetujuinya. Maka jadilah nama Jack Ma.
Salah satu yang menginspirasi Jack Ma adalah film Forest Gump yang dibintangi Tom Hank. Tokoh dalam film ini menunjukkan kepada Jack arti konsistensi, perjuangan dan kepercayaan diri. Dengan kecerdasan yang terbatas Forest Gump bisa mengoptimalkannya dan sukses menjalani hidupnya.
Dalam sebuah sesi briefing kepada manajemen Alibaba, Jack membangkitkan kepercayaan diri mereka dengan mengatakan bahwa otak orang Cina sama dengan otak orang Amerika. Kalau kita mau kita pasti bisa mengalahkan mereka. Karena itu, budaya kerja di silicon valley juga harus kita tiru. Budaya kerja 9-5 (masuk jam 9 pulang jam 5) dipastikan tidak akan bisa bersaing dalam pertempuran.
Saran Jack Ma untuk anak muda:

– umur 7-20 adalah masa untuk menjadi pelajar yang baik. Galilah ilmu sebanyak mungkin

– umur 20-30 adalah masa untuk ikut dengan bos di perusahaan kecil. Dari sini kita belajar mengelola perusahaan. Di sinilah kita bisa membuat kesalahan sebanyak mungkin. Saran Jack, jangan masuk ke perusahaan besar karena apa yang kita pelajari nantinya kurang lengkap (semua sudah tersistematisasi sehingga kita kurang bisa berkontribusi secara optimal). Di perusahaan besar kita hanya belajar proses.

– umur 30-40 adalah waktu untuk berdikari, mendirikan perusahaan Anda

– umur 40-50 adalah waktu untuk fokus membesarkan perusahaan Anda. Jangan mulai lagi suatu yang baru karena sudah terlambat.

– umur 50-60 adalah waktu untuk memberdayakan anak muda. Berinvestasilah ke perusahaan baru yang didirikan oleh anak muda. Jangan bersaing dengan mereka karena Anda akan kalah.

– umur 60-70 adalah waktu untuk menikmat hidup Anda: liburan, berjemur di pantai, dsb.
Pelanggan menurut Jack adalah nomor 1, karyawan nomor 2, dan pemegang saham nomor 3.

Iklan

2 tanggapan untuk “Belajar dari Jack Ma

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s