Kok Ceritanya Itu-Itu Saja

Setiap ke toko buku godaan untuk membeli selalu timbul, terutama buku motivasi atau pengembangan diri. Karena penasaran saya membelinya, namun sering kecewa karena isinya ternyata kurang lebih sami mawon.

Buku yang sebulan terakhir saya baca adalah Fight Like A Tiger, Win Like A Champion yang ditulis oleh Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadhi. Secara umum buku ini menjelaskan 8 kekuatan dahsyat yang harus kita miliki untuk meraih sukses sejati yakni Positive Attitude, Belie, Goals, Failures, Motivation, Awareness, Integrity, Consistent & Persistent Action.

Kelebihan buku ini adalah banyaknya ilustrasi cerita yang memudahkan pembaca mengingat setiap konsep. Cerita tentang nelayan Jepang dan hiu kecil misalnya ada disini. Cerita ini sudah banyak dibahas di buku lain seperti Setengah Isi Setengah Kosong oleh Parlindungan Marpaung, Menyemai Impian, Meraih Sukses Mulia oleh Jamil Azzaini dan Success Through Character oleh Jacob Ezra, dan mungkin buku lain yang belum sempat saya baca.

Begitu juga ketika saya membeli tiga buku Adi W Gunawan, The Secret of Mindset, Hypnosis: the Art of Subconscious Communication dan Become A Money Magnet, ternyata isi ketiganya banyak irisan. Jadi sebenarnya jika sudah beli satu tidak perlu lagi beli yang lain. Adi beralasan hal ini dilakukannya agar pembaca di daerah yang sulit mengakses toko buku dapat membaca setiap buku secara mandiri, tanpa prasyarat membaca buku seri sebelumnya.

Dari sini saya berkesimpulan bahwa semua buku motivasi atau pengembangan diri tinggal mengubek-ubek materi yang sudah ada, lalu dibuat formula baru dan diberi sudut yang berbeda. Fokus pada hal positif, selalu bersyukur, kekuatan memberi, hikmah kegagalan, membuka kepercayaan yang membelenggu, peran tujuan, visi, integritas dsb diolah sedemikian rupa menjadi menu baru yang aduhai.

Mungkin sama halnya seperti not yang berjumlah tujuh. Dari tujuh not ini bisa tercipta jutaa lagu. Sampai sekarang belum ada komposer yang mengeluh: “Ah susah membuat lagu. Semua lagu sudah diciptakan. Kita tidak kebagian lagi”.

Jadi, wajar saja jika ada lagu yang agak mirip atau buku yang beberapa ceritanya mirip dengan buku lain. Kalau syarat sebuah buku harus baru benar, pasti tidak akan pernah ada buku baru. Bagaimana pengalaman Anda?

Iklan

3 tanggapan untuk “Kok Ceritanya Itu-Itu Saja

  1. Hmmm menarik-menarik …

    (ah si Abang ngeracunin saya lagi nih … Jadi pengen ke Toko Buku Batubara lagi nih …)
    (sambil liat budget … masih ada gak ya ???)(uang jajan buku saya ??)

    Kan masih bulan muda, Bos.
    Pasti masih ada lah…
    Selamat belanja buku, Bos
    Jangan lupa kado si bungsu…

  2. tampaknya pak azwan harus ikutan jadi komposer buku motivasi juga nih…
    kapan atuh…?

    Iya nih, niat melulu, nggak jadi-jadi. Mohon doa restunya. Halah…

  3. Assalamu’alaikum wr.wb

    Mas Hery Azwan terima kasih banyak atas komentarnya, sebenarnya kalau buku yang saya tulis murni pengalaman hidup saya. Termasuk tentang hiu-hiu kecil itu saya peroleh ketika saya kuliah pasca sarjana di IPB, yang cerita dosen saya.

    Saya mohon maaf banget bila ternyata cerita itu sudah ada di buku yang lain. Mas Azwan tahu siapa sumber utamanya? saya akan meminta izin untuk memuat cerita itu.

    Sekali lagi terima kasih dan maafkan saya bila mungkin ikut mengecewakan mas Azwan. Mohon doanya agar buku saya menjadi amal soleh buat saya dan juga buat yang menginspirasi cerita-cerita yang ada di buku saya

    Salam Sukses Mulia

    Jamil Azzaini
    Penulis buku Kubik Leadership dan Menyemai Impian Meraih Sukses Mulia

    http://jamil.niriah.com
    Wah, langsung dijawab oleh penulisnya, nih.
    Saya juga bingung, Pak Jamil, sumbernya dari mana.
    Saya coba lihat buku-buku yang saya sebutkan, tetapi tidak ada referensinya.
    Sepertinya memang bersumber dari satu buku luar, tetapi sudah tidak ketahuan
    lagi. Mungkin Pak Dharmadi dan Pak Parlin yang masih bisa melacaknya, dapat memberikan pencerahan.
    Terima kasih sudah berkunjung di blog saya yang sok kritikus ini.
    Salam hangat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s