Bulan: September 2008

Siaran di Smart FM

Masih dalam rangka promosi buku Blind Power: Berdamai dengan Kegelapan, akhirnya aku berkesempatan merasakan bagaimana rasanya siaran di radio. Ah norak benar aku ini….Meskipun sudah pernah masuk tv, tapi siaran di radio mempunyai sensasi yang berbeda.

Sewaktu masih kanak-kanak radio selalu menemaniku di kamar hingga aku tertidur. Bahkan sampai tengah malam sering aku terbangun mematikan suara krosak-krosek dari radio yang masih menyala (kalau dulu belum ada radio 24 jam). Kini, radio selalu menemaniku di tengah kemacetan lalu lintas Jakarta yang semakin menggila.

Studio Smart FM terletak di BBD Plaza lantai 2. Meskipun namanya BBD Plaza, tidak ada lagi tulisan Bank Bumi Daya di luar gedung. Yang ada hanya tulisan Bank Mandiri sebagai bank induk tempat BBD telah di-merger. Makanya aku sedikit khawatir, takut Rama kesasar. Tapi untunglah dia diantar Bu Helen dari Bank Danamon yang baru mengadakan acara bersama Rama di FX Plaza. Pada acara ini Rama memberikan training motivasi selama 2 jam. Lanjutkan membaca “Siaran di Smart FM”

Dokter Ngantuk

Anda pernah melihat dokter ngantuk? Dokter kan juga manusia, pasti pernah lah. Iya, kalau ngantuknya di ruang tidur. Tapi ini ngantuknya saat menerima pasien. Masa sih?

Peristiwa ini terjadi tadi malam, Selasa 16 September 2008 di sebuah rumah sakit di daerah Jatinegara. Istriku Yuli memperoleh rekomendasi ke rumah sakti ini dari beberapa teman. Pertama, dari teman kantornya. Kedua, dari istri temanku saat kami berbuka puasa di rumah teman waktu sekolah di pesantren dulu.

Sudah banyak testimoni yang menyatakan kalau dokter ini sukses membuat ibu-ibu bisa hamil. Istriku yang mendengar success story dari beberapa orang ini langsung tertarik, dan menganggap ini sejenis law of attraction. Lanjutkan membaca “Dokter Ngantuk”

Ketemu Idola

Hari ini, Selasa 9 September 2008 saya bertemu dengan idola sewaktu remaja, Desy Ratnasari. Berhubung idola, dulu saya sampai hapal tanggal lahirnya, 12 Desember 1973. Halah…

Semua ini bermula dari berkah buku BLIND POWER: Berdamai dengan Kegelapan yang ditulis oleh Eko Ramaditya. Kalau tidak karena buku ini, belum tentu saya bisa tampil di Trans7 dalam acara Selamat Pagi. Live lagi…

Sosok Desy yang masih remaja, saat itu terpampang di ruang tamu rumah nenek saya (dari pihak ibu). Rupanya mamak (om) saya yang masih bujangan ngefans berat sama doi juga berkat permainannya dalam sinetron Jendela Rumah Kita di TVRI. Jadilah saya setiap ke rumah nenek, selalu melihat sosok Desy yang tersenyum manja. Gubrak…. Lanjutkan membaca “Ketemu Idola”

Tour de Mosque

Waktu mahasiswa dulu, buka puasa di mesjid merupakan sebuah alternatif yang patut dipertimbangkan. Sebagai mahasiswa yang bujetnya terbatas, makan gratis merupakan pilihan yang sangat cerdas. Mesjid yang sering kami incar adalah mesjid Fathullah, mesjid kampus yang juga dekat rumah Bos Nh, karena di sana disediakan nasi bungkus. Sambil menunggu berbuka, kami bisa berdiskusi dengan teman kuliah di mesjid ini. Lanjutkan membaca “Tour de Mosque”