Sangkala Lima: Pesantren Undercover

Setelah kesuksesan buku Laskar Pelangi, telah banyak buku yang meniru resepnya. Kisah masa kecil atau masa-masa belajar yang penuh keceriaan atau malah kesulitan hidup memang menarik untuk dibaca. Biasanya, buku seperti ini ditulis berdasarkan kisah pribadi penulisnya. Di antara sekian banyak buku bergenre ini, hanya dua buku yang menurut saya fenomenal, yakni trilogi Negeri 5 Menara (termasuk Ranah 3 Warna) yang ditulis oleh A Fuadi dan 10 Autumn 9 Summer yang ditulis oleh Iwan Setiawan. Bahkan, Negeri 5 Menara yang mengeksplorasi suasana di Pondok Modern ini sudah difilmkan dan menuai sukses. Sementara 10A9S juga akan dibuat filmnya dan saat ini konon masih dalam tahap produksi.

Lanjutkan membaca “Sangkala Lima: Pesantren Undercover”

Ketika Santri (Gak) Jadi Polisi

Artikel ini terinspirasi dari berita yang saya lihat di televisi tadi pagi. Beritanya tentang santri sebuah pondok pesantren di Madura yang melakukan demo anarkis di kantor polisi.  Apa pasal? Katanya, karena santri yang bermaksud mendaftar menjadi polisi ditolak hanya karena lulusan pesantren, sementara mereka punya ijazah negeri. Santri pesantren tersebut merasa ada diskriminasi terhadap mereka. Lanjutkan membaca “Ketika Santri (Gak) Jadi Polisi”

CT Si Anak Singkong

20121216-111712.jpg

Sudah lama aku tidak membeli buku cetak. Sejak adanya buku digital yang sangat nikmat dibaca melalui iPad, hampir berbulan-bulan aku tidak membeli buku cetak baru. Tak sengaja, minggu yang lalu aku ke Gramedia menemani ponakan yang bermaksud membeli tas. Buku Anak Singkong langsung menarik perhatianku karena sosok pengusaha yang diceritakan dalam buku ini sangat mewarnai hidupku. Betapa tidak, aku sering belanja di supermarket miliknya, aku menonton tv di stasiun miliknya, aku membaca berita singkat di media dotcom miliknya, aku membeli eskrim favorit di gerai miliknya. Cuma menabung saja yang belum kulakukan di bank miliknya.

Lanjutkan membaca “CT Si Anak Singkong”

Kerupuk Bandeng

Kerupuk Bandeng
Kerupuk Bandeng

Saya sebenarnya bukan orang yang suka ngemil. Makan 3 kali sehari cukuplah bagi saya. Bahkan terkadang sarapan pagi pun cukuplah dengan secangkir kopi. Tapi kalau ada yang nawarin camilan, apa salahnya dicicipi.
Seperti pagi ini, teman kantor saya menawari camilan yang masih asing bagi saya yaitu kerupuk Bandeng. Wah jenis kerupuk apa lagi nih? Lanjutkan membaca “Kerupuk Bandeng”

Rainbow Cake

Rainbow Cake Medan
Rainbow Cake ala Nawha Cookies

Kali pertama saya mengetahui adanya kue yang bernama Rainbow Cake ini dari bos saya yang anaknya akan berulang tahun. Saat itu, beliau meminta sekretarisnya untuk memesan kue ini. Menurut keterangan beliau, kue ini lagi happening di Jakarta. O ya? Kok saya nggak tahu. Wah, ternyata saya memang kurang gaul nih…

Lanjutkan membaca “Rainbow Cake”